Kamu generasi milenial yang lagi sibuk cari passion, atau sedang mempersiapkan menghadapi quarter life crysis? Buku karya Fellexandro Ruby ini bisa jadi pilihan yang tepat untuk kamu. You Do You: Discovering Life Through Experiments & Self-Awareness membantu kamu memahami diri sendiri. Sinopsis: “Mas, gimana kalau passion gue belum menghasilkan?” “Mas, apakah lebih baik jadi generalis …
Keindahan Islam sering kali ditutupi oleh perilaku umat Islam sendiri. Ajaran cinta kasih, disiplin waktu,bertindak efektif dan efisien, sepertinya hanya milik umat yang lain. Dari 24 jam dalam sehari,tanpa kita sadari ternyata kita paling banyak menghabiskan waktu di kantor (bekerja) dibandingkan dengan untuk kegiatan yang lain,seperti ibadah,rekreasi,olah raga,membaca dan lain-lain. Selama ki…
Buku ini menawarkan nilai-nilai yang harus diimplementasikan, baik dalam organisasi, institusi, kelompok, dan komunitas, maupun nilai-nilai individu denga sungguh-sungguh. Sehingga, jika dilaksanakan, maka akan menjadikan mindset dan culture set kita kepada perubahan yang lebih baik.
*e-Book ini hanya tersedia di aplikasi Smart Library. Silahkan untuk mendownloadnya melalui Play Store/App Store dan login menggunakan akses yang sudah diberikan oleh petugas perpustakaan.
*e-Book ini hanya tersedia di aplikasi Smart Library. Silahkan untuk mendownloadnya melalui Play Store/App Store dan login menggunakan akses yang sudah diberikan oleh petugas perpustakaan.
*e-Book ini hanya tersedia di aplikasi Smart Library. Silahkan untuk mendownloadnya melalui Play Store/App Store dan login menggunakan akses yang sudah diberikan oleh petugas perpustakaan.
Dalam buku ini, pembaca akan diajak mengarungi berbagai macam samudra hingga pada lapisan terdalam, mulai dari permukaan untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan kebiasaan, hingga siasat-siasat lainnya yang pada akhirnya memungkinkan Anda mampu mencapai dasar keberhasilan mengubah kebiasaan. Subbab di dalamnya berisikan tentang pemahaman diri dan introspeksi, sehingga pembaca bisa melakuka…
Orang yang tidak tahu dirinya sendiri, dia tidak mempunyai eksistensi. Akhirnya apa? Dia mudah terombang-ambing oleh situasi yang ada di sekelilingnya. Mudah terseret oleh arus. Ke mana angin berembus, ke sanalah dia menuju. Benar-benar tidak mempunyai prinsip dan pendirian. Hal inilah yang akhirnya menimbulkan budaya oportunis, pengecut, atau pecundang. Ada orang yang mengaku dirinya mukmin,…