Bagaimana kita tahu persahabatan itu sejati? Boleh jadi setelah pertengkaran hebat. Menyusul kejadian di Klan Matahari Minor, pulang ke Klan Bumi, Raib dan Seli bertengkar. Tidak mau saling bicara, berpisah meja, tidak mau membahasnya. Masalahnya, Seli yang kehilangan kekuatan temporer, dengan segala beban pikiran, jatuh sakit. Kondisinya memburuk dengan cepat. Hidup dan mati. Lantas siapa yang…
“Dia adalah orang yang selalu kusebut sebagai monster dalam kehidupanku, Duniaku kelam saat itu juga. Mentalku terguncang, aku dipermalukan begitu rendahnya. Semua menatapku bagai bangkai yang patut dijauhi.” Sebuah diari menjadi barang bukti bagi seorang Calista Shaqueena menghukum dalang yang berlindung di balik SKORPIOS. Orang itu menindas mereka yang lemah karena memiliki kuasa di sekol…
Apakah kalian sudah mengenal Hana, penghuni Padang Perdu Klan Matahari? Ini adalah kisahnya. Tentang seorang pemilik kekuatan “membaca alam sekitar”. Tentang seorang ibu yang sangat menyayangi anaknya. Rasa sakit. Kehilangan. Pengorbanan. Kebencian. Memaafkan. Tumpah menjadi satu. Juga pertarungan mematikan, tempat-tempat berbahaya, hewan dan tumbuhan legendaris. Kalian mungkin telah tahu k…
Kita semua adalah pengembara di dunia ini. Ada yang kaya, pun ada yang miskin. Ada yang terkenal, ternama, berkuasa, juga ada yang bukan siapa-siapa. Ada yang seolah bisa membeli apapun, melakukan apapun yang dia mau, hebat sekali. Ada yang bahkan bingung besok harus makan apa. Tapi sesungguhnya di manakah kebahagiaan itu hinggap? Di manakah hakikat kehidupan itu tersembunyi? Apakah seperti y…
Badai kembali membungkus kampung kami. Kali ini aku mendongak, menatap jutaan tetes air hujan dengan riang. Inilah kami, Si Anak Badai. Tekad kami sebesar badai. Tidak pernah kenal kata menyerah. Buku ini tentang Si Anak Badai yang tumbuh ditemani suara aliran sungai, riak permukaan muara, dan deru ombak lautan. Si Anak Badai yang penuh tekad dan keberanian mempertahankan apa yang menjadi mi…
Cerita ini kutulis dengan hati yang luluh lantah. Runtuh berantakan di tengah kasih sayang yang harus terlerai paksa,,, Namun begitu, aku menuliskannya untukmu, duhai orang terkasih setelah ibu dan ayahku. Sebagai bentuk betapa inginnya aku memberi pengalaman dunia pendidikan padamu yang sempat terhenti. Dan di sini aku menorehkan namamu sebagai kenangan abadi selain yang tetap tertulis di d…
Tidak ada yang abadi di dunia ini. Lautan akan mengering. Gunung akan rata. Benua terpisah, bersatu, dan terpisah lagi. Apalagi cinta pasangan manusia. Sehebat apapun cinta tersebut, pasti akan berakhir. Maut dan waktu akan menelannya. Inilah kisah seorang laki-laki usia 70 tahun, yang ditinggal istrinya meninggal setelah begitu lama menikah bersama-sama. Apa yang harus dia lakukan sekarang?…